Irak: Pasukan Asing Diperlukan, Tapi Tidak untuk Selamanya

Irak: Pasukan Asing Diperlukan, Tapi Tidak untuk Selamanya

- detikNews
Jumat, 04 Jun 2004 12:16 WIB
Jakarta - Pemerintah baru interim Irak menginginkan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat untuk tinggal di Irak. Namun pemerintah Baghdad ingin mendapat wewenang untuk memutuskan sampai kapan pasukan asing akan berada di negeri itu.Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Irak Hoshiyar Zebari kepada Dewan Keamanan PBB. "Saya tekankan bahwa kepergian prematur pasukan internasional akan mengarah pada kekacauan dan kemungkinan adanya perang sipil di Irak," tukas Zebari.Ia tidak setuju dengan Perancis, Jerman, Cina dan lainnya yang menginginkan adanya tenggat waktu yang pasti untuk penarikan pasukan asing dari Irak. Menruutnya, pemerintah Irak-lah yang seharusnya memutuskan kapan pasukan multinasional akan pergi dari negeri itu. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Jumat (4/6/2004). Menurut Zebari, tanggal pasti penarikan pasukan "akan sangat tidak berguna" dan bisa digunakan oleh mereka yang mengharapkan kekacauan karena rakyat Irak tidak bisa menangani masalah keamanan tanpa bantuan pasukan asing."Saya pikir kami akan membutuhkan pasukan (asing) ini untuk beberapa lama, namun sebagai pemerintahan yang berdaulat, ini tidak bisa untuk selamanya," tutur Zebari. "Mereka tidak akan tinggal tanpa batas waktu," imbuh Menteri Irak itu.Zebari datang ke markas besar PBB di New York, AS untuk membahas resolusi yang ditujukan untuk mendapatkan otorisasi atas pasukan multinasional pimpinan AS dalam mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memelihara perdamaian di Irak. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads