"Sudah dicek tim Gegana dan bukan bom. Isinya berupa tabloid," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno kepada detikcom, Minggu (27/3/2011).
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Joko Dwi mengatakan, paket tersebut dilaporkan pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, saksi bernama M Ali (27), menemukan paket tersebut di ruang istirahat dokter. Paket tersebut ditujukan kepada salah satu dokter rumah sakit bernama Dr Suherman.
Paket tersebut dikemas amplop berwarna coklat. Paket memiliki ukuran panjang 40 cm, lebar 30 cm dan ketebalan 5 cm. Di atas amplop tersebut ditulis pengirim dari 'Tabloid Agrina'.
"Tapi orang yang dituju itu merasa tidak memesan tabloid," kata Joko lagi.
Merasa curiga, pihak rumah sakit lalu melaporkan paket tersebut ke Polsek Cempaka Putih. Satu tim Gegana kemudian diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa paket tersebut.
Sesuai prosedur, tim Gegana kemudian menganalisa paket dengan menggunakan x-ray. Setelah itu, paket diperiksa kandungan metal dengan menggunakan metal detector.
"Setelah diperiksa, ternyata tidak ada kandungan metalnya," katanya.
Setelah yakin paket tersebut aman, tim Gegana kemudian membuka isi paket tersebut. Ternyata, di dalamnya memang berisi sebuah tabloid Agrina.
(mei/nrl)











































