"Para personel TNI yang berseragam itu datang karena dimintai bantuan untuk pengamanan oleh Polri, karena disinyalir kondisinya akan rusuh," ujar Kadispen TNI AD, Brigjen Wiryantoro saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (27/3/2011).
Wiryantoro menjelaskan, tanpa permintaan dari pihak kepolisian, tidak mungkin TNI ikut-ikut berjaga. Apalagi datang dengan maksud mengintimidasi sidang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan mengenai orang-orang berbadan tegap yang mencoba memasuki ruang sidang, TNI AD menegaskan orang-orang itu bukan personel TNI yang menyamar.
"Itu adalah peserta munas yang ingin masuk tapi tidak diakomodir panitia. Kalau soal rambut cepak, kenapa harus dikaitkan dengan TNI. Sipil juga banyak yang cepak," kata dia.
Menurut Wiryantoro, KSAD Jenderal George Toisutta sudah berpesan, pencalonan dirinya merupakan agenda pribadi. Sehingga tidak akan membawa-bawa TNI AD.
"Pak George berkali-kali sudah menegaskan itu," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan anggota TNI Angkatan Darat yang diangkut oleh tiga truk dilaporkan sempat merapat ke arena Kongres PSSI, di Hotel The Premier, Pekanbaru. Dari tiga truk itu, turun sekitar 50 orang TNI berseragam dan selebihnya berpakaian preman.
(rdf/lrn)










































