Peristiwa berdarah ini berlangsung di Rio Bravo, sebuah wilayah Meksiko yang letaknya berbatasan dengan Amerika Serikat. Demikian diberitakan AFP, Jumat (25/3/2011).
Seorang sumber di lingkungan militer Meksiko menuturkan, perang terbuka ini terjadi saat pasukan sedang melakukan inspeksi rutin di Tamaulipas. Saat itu, tiba-tiba ada seorang pria yang membombardir para tentara dengan tembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi. Sejak tahun 2006, sedikitnya ada 35 ribu orang tewas akibat aksi geng narkoba yang semakin sadis dalam beraksi.
(mad/mad)










































