Meski benda tersebut ditemukan di dekat Puspiptek, namun Kapolda menyangkal jika kantor penelitian tersebut menjadi sasaran.
"Saya kira kalau dia (Puspiptek) sasaran, nggak ada dampaknya. Ledakannya kan kecil juga," ujar Sutarman kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (25/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dia takut ketahuan. Karena di situ kan sering ada razia," katanya.
Kapolda mengatakan, ledakan di lokasi berdaya ledak rendah. Namun demikian, ledakan tersebut cukup membuat pinggiran parit rompal.
"Low explosive, tapi ada bekas rontok selokan dikit dan nggak ada gotri," kata mantan Kapolda Jawa Barat itu.
Lebih jauh Kapolda mengatakan, tim Gegana menemukan elemen-elemen seperti pipa alumunium, cashing handphone dan kabel. Ia belum memastikan benda yang meledak itu mengandung unsur bahan peledak.
Jumat (25/3) pagi, dua petugas kebersihan mendengar ledakan dari parit di Jl Raya Puspiptek, Tangerang. Benda yang meledak itu diduga dilempar dari sebuah mobil Toyota Avanza.
(mei/mad)











































