Bush Ingatkan Australia untuk Tidak Tarik Pasukan dari Irak
Jumat, 04 Jun 2004 10:10 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush mengingatkan Australia untuk tidak menarik mundur pasukannya dari Irak. Penarikan pasukan akan membahayakan karena bisa memberikan semangat bagi musuh.Demikian dicetuskan Bush menanggapi janji pemimpin oposisi Australia, Mark Latham untuk segera menarik pasukan negeri Kangguru itu dari Irak, jika Partai Buruhnya memenangkan pemilihan umum tahun ini."Itu akan berbahaya. Ini akan menjadi keputusan berbahaya bagi pemimpin negara besar seperti Australia untuk mengatakan bahwa 'kami mundur,'" tukas Bush seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (4/6/2004). "Itu akan memberi semangat musuh," imbuh pemimpin negeri adidaya itu.Bertentangan dengan Latham, Perdana Menteri Australia John Howard menegaskan komitmennya untuk terus menempatkan pasukan Australia di Irak. Howard bahkan mengimbau negara-negara yang menempatkan pasukannya di Irak untuk tidak menunjukkan "kelemahan apapun" di sana."Ini waktu terburuk bagi para sekutu untuk menunjukkan kelemahan apapun sehubungan dengan pencapaian tujuan kita di Irak," tegas Howard dalam pertemuannya dengan Presiden Bush di Gedung Putih.
(ita/)











































