"Tentu kita memperketat pengamanan di bandara ini, karena bandara kan merupakan salah satu objek vital," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Tornagogo Sihombing kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/3/2011).
Tornagogo mengatakan, pihaknya telah menempatkan satu tim Gegana, lengkap dengan peralatan untuk menjinakkan bom. "Satu tim ada 8 orang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota tersebut ditempatkan di tempat-tempat rawan seperti area publik, lobi, hingga ke daerah yang disterilisasi. Anggota tersebut disiagakan di terminal keberangkatan dan kedatangan penerbangan domestik maupun internasional.
"Juga di pintu masuk M1," ujarnya
Dalam melakukan pengamanan, pihaknya juga bekerja sama dengan PT Angkasa Pura. "Ada petugas imigrasi yang mengecek barang bawaan penumpang menggunakan metal detector dan x-ray. Itu sudah protap mereka," katanya.
Tornagogo berharap, dengan pengamanan tersebut, kawasan bandara menjadi area steril dari pelaku terorisme maupun penyelundup narkotika. "Bahaya kalau bandara menjadi sasaran, bisa mengganggu stabilitas," tutupnya.
(mei/mad)











































