Penyerahan itu dilakukan hari Kamis petang, demikian diberitakan media Malaysia, The Star, Jumat (25/3/2011). Mereka membutuhkan waktu 5 jam untuk memberikan keterangan kepada polisi.
Pada hari Senin (21/3), Datuk T mengungkapkan video seks itu kepada wartawan. Pada malam harinya, Anwar Ibrahim, pemimpin kubu oposisi, menyangkal dia adalah pria di video tersebut. Pada hari Selasa (22/3), Anwar melaporkan video seks itu kepada polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Datuk Shazryl Eskay Abdullah menyatakan, dia menemukan video seks itu ketika disuruh Anwar Ibrahim mengambil arloji Omega yang tertinggal di sebuah kamar hotel. Saat mencari, dia menemukan kamera tersembunyi di laci yang terkunci, yang merekam adegan seks pria yang disebutnya Anwar dengan seorang pelacur.
Anwar Ibrahim menuding kasus ini didasari oleh dengki dan dendam Tan Sri Abdul Rahim Tamby Chik. Saat menjadi deputi perdana menteri pada 1994, Anwar pernah meminta Rahim turun dari jabatannya di Malaka karena tersangkut kasus pemerkosaan anak di bawah umur. Rahim turun meski kemudian kasus itu distop karena kurang bukti. Sekarang, dia ingin Anwar juga turun dari semua posisi karena kasus video seks itu.
Polisi menyatakan, pihaknya akan menginvestigasi kasus itu.
(nrl/vta)











































