"Tender investor untuk Kalibaru rencananya akan dibuka pada awal April ini," ujar Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Sunaryo di Kantor Kementerian Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2011).
Sunaryo mengatakan, untuk pengembangan Kalibaru Utara tersebut pemerintah membutuhkan dana investasi sebesar Rp 8,8 triliun. Pemerintah pun tengah menyiapkan rencana induk (masterplan) untuk menjalankan proyek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada, mungki juga karena pemberitaan simpang siur selama ini, padahalkan belum. Maka itu kita harap jangan ada lagi statement yang membuat investor bingung," jelasnya.
Dia menambahkan, pengembangan ini sudah sudah sangat mendesak mengingat kapasitas pelabuhan semakin terbatas. Belum lagi, jasa pengiriman lewat transportasi laut semakin terus bertambah.
"Pengembangan ini sangat dibutuhkan, maka itu pelabuhan harusnya bisa lebih baik," katanya.
Hari ini, Kemenhub juga mengadakan pemaparan masterplan dengan para pengusaha, serta dari kalangan pemerintah. Tujuannya untuk menerima masukan tambahan apakah konsep yang ditawarkan Kemhub sudah cukup baik.
"Maka itu kita adakan uji publik. Tapi kalau kita sendiri sudah oke," kata Sunaryo.
Pengembangan terminal peti kemas Kalibaru Utara di atas lahan seluas 77 hektar
direncanakan ada 3 fase. Diharapkan semuanya rampung dan bisa beroperasi pada
tahun 2014.
(lia/ken)











































