Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (25/3/2011), rangkaian kabel tersebut dibalut kapas dan diikat dengan lakban. Rangkaian kabel ini berada di dalam kotak sepatu warna merah. Kotak mencurigakan ini ditemukan pedagang saat berdemo pada pukul 10.00 WIB.
Tak mau mengambil risiko, pedagang kemudian melaporkan penemuan kotak mencurigakan itu ke kantor polisi terdekat. Selanjutnya dilaporkan ke ke Gegana Polda Sumut. Tak lama, Tim Gegana pun tiba di lokasi. Gegana kemudian mengamankan kotak mencurigakan dan meledakkannya di dalam
tabung khusus bom di areal parkir pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara salah seorang pedagang, Nurhayati mengatakan, aksi demonstrasi pedagang sempat bubar akibat penemuan bom. "Pedagang yang sedang aksi, langsung ketakutan. Sebagian lari keluar dari areal
pasar," kata Nurhayati.
Aksi ratusan pedagang Pasar Simpang Limun kembali berlanjut satu jam setelah petugas Gegana meledakkan benda dicurigai bom tersebut. Aksi unjuk rasa pedagang sendiri telah berlangsung selama empat hari.
Pedagang menuntut PT Inatex sebagai pengelola pasar Simpang Limun menghapus retribusi. Retribusi tersebu diantaranya kutipan Rp 5.000 bagi pedagang ikan tiap satu tong ikan yang masuk dan sanksi denda bagi pedagang yang terlambat membayar sewa lapak bulanan.
(rul/gus)











































