"Bisa saja masyarakat yang ngefans Ruhut Sitompul menginginkan dia menjadi presiden, tapi Demokrat tidak mengusulkan. Kan dia bisa saja maju menjadi capres independen," ujar Pakar Hukum Tata Negara Irman Putra Sidin.
Irman mengatakan itu dalam diskusi bertajuk 'Menata Sistem Presidensial Melalui Perubahan Kelima UUD 45' di Pressroom DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (25/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irman juga yakin, capres independen bisa diwujudkan. Apalagi ada beberapa ormas seperti Nasional Demokrat (Nasdem) yang bukan merupakan partai politik namun memiliki kader yang memenuhi syarat sebagai capres independen.
"Jadi Nasdem tidak terlalu pusing. Kalau mau mengajukan calon presiden harus menjadi parpol dulu," kata dia.
Anggota DPD RI John Pieris mengatakan, rakyat harus diberi peluang untuk membuka ruang bagi capres independen. Karena bisa saja capres independen lebih berkualitas.
"Jadi bisa saja ke depannya gabungan partai mengusulkan calon independen presiden dan bisa saja calon itu jauh lebih berkualitas," tutur John.
Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR Agun Gunanjar mengatakan, Golkar setuju dengan usulan itu. Namun capres independen jangan selalu dibenturkan dengan partai.
"Ini yang harus dibenahi biar makin demokratis. Jangan sampai ada calon independen keluar dari partainya dan malah masuk ke partai lain," ujar Agun.
(nik/vta)











































