Mega Tuding Pemerintah Tak Tegas Soal Libya, Istana Sangkal

Mega Tuding Pemerintah Tak Tegas Soal Libya, Istana Sangkal

- detikNews
Kamis, 24 Mar 2011 16:58 WIB
Jakarta - Sikap pemerintah Indonesia dalam menyikapi agresi sekutu ke Libya dianggap tidak tegas. Pihak istana menolak tudingan ini karena sejak awal pemerintah sudah secara gamblang bersikap, tidak boleh ada korban dari masyarakat sipil!

"Justru ini suatu bahasa yang tegas dan terang, bahasa kita sejak awal meminta keselamatan warga sipil," kata juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (24/3/2011).

Menurut Julian, sikap resmi pemerintah ini sudah disampaikan dalam forum internasional melelui kementerian luar negeri. Intinya, Indonesia sangat mendukung upaya perdamaian di Libya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau ada disorder atau ketidakteraturan politik di suatu negara, dan kalau ada tindakan untuk mengembalikan itu, yang paling penting adalah keselamatan warga sipil," tegasnya.

Sebelumnya, para pengamat hubungan internasional menilai sikap pemerintah tentang agresi sekutu ke Libya kurang tegas. Seharusnya Indonesia menyatakan dengan terbuka apakah mendukung atau menolak langkah sekutu.

Kritik terakhir datang dari Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Menurut Mega, Indonesia harus bertindak tegas dengan meminta Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) agar menghentikan serangan sekutu ke Libya.

"Kita harus tegas untuk menunjukkan suatu sikap. Paling tidak kita harus mengatakan PBB tidak bisa dong (membiarkan)," ujar Ketua Umum DPP PDIP Megawati usai menjadi pembicara kunci dalan seminar nasional tentang infrastruktur transportasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis
(24/3/2011).

(mad/ndr)


Berita Terkait