SBY: Waspadai Dampak Krisis Nuklir, Tak Perlu Panik

SBY: Waspadai Dampak Krisis Nuklir, Tak Perlu Panik

- detikNews
Kamis, 24 Mar 2011 15:28 WIB
SBY: Waspadai Dampak Krisis Nuklir, Tak Perlu Panik
Jakarta - Menyusul krisis nuklir pasca gempa di Jepang, beredar informasi simpang siur mengenai dampak radiasinya. Untuk menjawab kegelisahan masyarakat, para menteri dan pejabat terkait harus memberikan penjelasan gamblang, agar tidak ada kepanikan.

"Masyarakat tidak perlu kuatir, tapi mengerti dampak dan implikasinya (krisis nuklir). Dengan demikian berjaga-jaga dan waspada, tapi tidak harus serba takut terhadap informasi yang tidak benar," tegas Presiden SBY.

Hal itu dikatakan dalam pembukaan rapat kabinet paripurna, Kamis (24/3/2011). Rapat yang salah satu agendannya adalah antisipasi dampak krisis nuklir Jepang terhadap bahan makanan dan kesehatan itu berlangsung di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menteri terkait dan pejabat bersangkutan harus segera menjelaskan segamblang-gamblangnya manakala di masyarakat beredar informasi yang tidak tepat dan justru meresahkan," ujar SBY.

Sebelumnya dia menyinggung kabar berantai mengenai ancaman dampak radiasi nuklir yang sempat beredar melalui SMS dan BBM sepekan lalu. Informasi peringatan yang tidak didasarkan pada kajian teknis yang bisa dipertanggungjawabkan tersebut justru menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat.

"Ketika saya mendengar hal itu, saya minta kepada pejabat bersangkutan memberi penjelasan. Jangan sampai masyarakat mendapat informasi yang keliru," sambung SBY.

Seperti diketahui, awal pekan lalu sempat beredar pesan melalui SMS dan BBM mengenai acaman hujan asam di Jakarta. Pesan tersebut beredar tidak lama setelah terjadinya kebakaran dan ledakan di fasilitas PLTN Fukushima, Jepang, sebagai dampak gempa dan tsunami.

(lh/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads