Air Suci dan Api Dharma "Waisak" di Candi Mendut

Air Suci dan Api Dharma "Waisak" di Candi Mendut

- detikNews
Kamis, 03 Jun 2004 00:58 WIB
Magelang - Menjelang peringatan Tri Suci Waisak 2548/2004, air suci dan api dharma malam ini disemayamkan di dalam Candi Mendut Magelang Jawa Tengah. Malam ini juga dilakukan prosesi puja bakti bersama di masing-masing sangha yang dilakukan pelataran sekeliling Candi Mendut.Bersamaan acara tersebut para bhikhu Budha yang tergabung dalam Dewan Sangha dan majelis-majelis agama Budha akan melakukan doa bersama mengelilingi Candi Borobudur sambil menyalakan lilin sebagai lambang perdamaian dan keselamatan.Prosesi di Candi Mendut diawali dengan datangnya air suci yang diambil dari Umbul Jumprit Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung pada pukul 14.30 WIB dan api dharma yang diambil dari sumber api abadi Mrapen Kabupaten Grobogan - Purwodadi pada pukul 16.00 WIB. Sebelum disemayamkan, baik air suci dan api dharma dipelataran candi lakukan doa bersama dan pembacan Paritta/mantra yang diikuti ratusan umat Budha yang dipimpin oleh Dewan Sangha dan majelis agama Budha.Seusai doa bersama baik air suci maupun api alam, selanjutnya disemayamkan di depan patung Sang Budha yang ada dalam Candi Mendut. Setelah disemayamkan di dalam candi dipimpin oleh Dewan Sangha Walubi didampingi puluhan bhiku dan umat Budha mengitari candi sebanyak tiga kali.Ketua Perwalian Umat Budha Indonesia (Walubi) Siti Hartati Murdaya saat menyambut kedatangan air suci dan api dharma di pelataran Candi Mendut mengatakan peringatan Tri Suci Waisak Nasional 2548/2004 selain untuk memperingati kelahiran, pencapaian kesempurnaan dan wafatnya Sang Budha Gautama , sekaligus juga untuk meningkatkan kualitas umat dalam menghayati semua yang diajarkan Budha."Apa yang dikatakan sang budha bahwa hidup itu tidak kekal dan hanya sementara saja. Oleh karena itu manusia harus memanfaatkan waktu hiduonya dengan melakukan amal kebajikan sehingga hidup jadi berguna," katanya.Selain itu kata Hartati, umat Budha juga mendoakan agar presiden dan wakil presiden sebagai pemimpin negeri ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik. "Kita juga berdoa bersama agar pemilihan presiden yang akan berlangsung (5/7/2004) nanti berlangsung aman dan damai serta menghasilkan pemimpin yang dapat membawa bangsa ini keluar dari krisis," katanya.Rencananya prosesi Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur akan dimulai besok pagi, Kamis (3/6/2004) mulai pukul 07.00 WIB. Prosesi arak-arakan yang menempuh jarak sekitar 4 kilometer melewati Candi Pawon itu akan diikuti ribuan umat Budha dari berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan pada detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 11.19.24 itu akan dilakukan meditasi bersama-sama di depan altar yang ada di depan Candi Borobudur (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads