Megawati: Please Jangan Impor yang Kita Punya

Megawati: Please Jangan Impor yang Kita Punya

- detikNews
Kamis, 24 Mar 2011 12:24 WIB
Megawati: Please Jangan Impor yang Kita Punya
Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyayangkan banyaknya komoditi yang diimpor oleh pemerintahan saat ini. Padahal, kata dia, komoditi itu tersedia di negeri ini.

"Apa-apa dari Malaysia, apa-apa impor. Saya bukan antiimpor, tapi please apa yang tidak ada (di negeri ini) bolehlah (impor), tapi yg ada jangan. Ini yang namanya berdiri di atas kaki sendiri," kata Megawati.

Hal itu dikatakan Megawati saat menyampaikan keynote speech dalam Seminar Nasional Pembangunan Infrastruktur Transportasi untuk Kesejahteraan Rakyat  di ruang KK II Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seminar dihadiri sekitar dua ratusan orang yang didominasi kader PDIP. Hadir juga antara lain, Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua MK Mahfud MD, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Mantan Menhub Jusman Syafii Djamal, mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim.

Seperti diketahui berbagai komoditi diimpor oleh pemerintah saat ini. Terakhir yang menjadi kehebohan publik, yakni diimpornya ikan dari China ke negeri bahari ini.

Megawati bercerita, pernah dalam sebuah kesempatan kunjungan ke luar negeri ia ditanya orang asing tentang apa saja yang ada di Indonesia. Namun, ia balik bertanya, "Sebut saja apa yang ingin Anda ketahui, ada di Indonesia?"

"Gold ada, ikan banyak, minyak ada, sawit ada, sayuran ada, batubara ada. Apa yang tidak kita punya saudara-saudara?" seru Megawati disambut tepuk tangan para hadirin.

Megawati mengatakan, hampir semua komoditi ada di negeri ini. "Tinggal urusannya kebanggaan diri dan mau kerja nggak?" ucap Megawati yang memakai terusan batik ini.

Megawati mengaku prihatin dengan daya juang bangsa yang menurutnya tidak ada lagi. "Kita jadi orang yang sangat pragmatis. Idealisme makin hari makin menurun. Tidak ada lagi ide kreatif yang bekerja bagi negerinya," jelasnya.
(lrn/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini