Ketua DPR AS Desak Obama Jelaskan Lebih Lengkap Tujuan Serang Libya

Ketua DPR AS Desak Obama Jelaskan Lebih Lengkap Tujuan Serang Libya

- detikNews
Kamis, 24 Mar 2011 11:00 WIB
Ketua DPR AS Desak Obama Jelaskan Lebih Lengkap Tujuan Serang Libya
Washington - Tak cuma di luar negeri, di dalam negeri Presiden Barack Obama juga mendapat kecaman keras atas kebijakannya memotori serangan kepada Libya. Ketua DPR AS John A Boehner mendesak Obama mengklarifikasi apa yang diharap bisa dicapai oleh pemerintahan melalui intervensi militer tersebut.

Dalam surat yang terbuka untuk publik hari Rabu (23/3/2011) seiring dengan kembalinya Presiden Obama dari perjalanan ke Amerika Latin, Boehner menyatakan, pemerintah telah mengirim pesan yang bertentangan mengenai tujuannya di Libya. Dia mengatakan masyarakat pantas mendapatkan penjelasan lebih lengkap tentang tujuan misi militer tersebut dan bagaimana Gedung Putih akan mengukur keberhasilannya.

"Sangat disesalkan bahwa tidak ada kesempatan diberikan untuk berkonsultasi dengan para pemimpin Kongres, seperti kebiasaan para pendahulu Anda, sebelum keputusan Anda sebagai panglima tertinggi untuk menyebarkan para laki-laki dan perempuan dari angkatan bersenjata kita," kata Boehner, mengulangi keluhan yang diajukan oleh anggota parlemen bipartisan dalam beberapa hari terakhir, sebagaimana dilansir The New York Times, Rabu (23/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Boehner telah menyerang dengan nada lebih netral, dengan mengatakan Amerika memiliki "kewajiban moral" untuk membantu para penentang Kolonel Muammar Khadafi sementara Gedung Putih mendesak untuk mendefinisikan maksudnya. Tapi surat hari Rabu itu mengilustrasikan kecemasan Kongres yang meningkat atas penggunaan kekuatan tanpa partisipasi yang lebih penuh oleh DPR dan Senat serta ketidakpastian tentang berapa lama militer Amerika akan memimpin aksi militer tersebut.

Politisi Partai Republik ini juga mengkritik sikap pemerintah yang berkonsultasi lebih erat dengan PBB dan Liga Arab daripada dengan Kongres. Dia mengatakan pemerintah Obama telah meminta Kolonel Khadafi mundur sementara resolusi PBB tidak menyerukan perubahan rezim.

"Karena pesan yang bertentangan dari pemerintah dan mitra koalisi kami, ada kekurang-jelasan atas tujuan misi ini, apa kepentingan keamanan nasional kita, dan bagaimana hal itu cocok dalam kebijakan yang menyeluruh kita untuk Timur Tengah," kata Boehner.
(nrl/vta)


Berita Terkait