"Aku ditawari main film ini sama Pak Haji (Rhoma) di pesawat, saat mau kampanye pilkada ke Kalimantan Timur. Waktu itu kita satu pesawat," tutur juru bicara Partai Demokrat ini, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (24/3/2011).
Dia mengaku kaget dengan tawaran yang dilontarkan Rhoma yang bertindak sebagai sutradara sekaligus pemain utama dalam film bernafaskan Islam tersebut. Maklum, beberapa waktu lalu Ruhut dan Rhoma pernah berseberangan terkait penampilan pedangdut Inul Daratista dan goyang ngebornya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film ini berjudul 'Sajadah Ka'bah'. Rhoma beberapa kali mengontak Ruhut untuk memastikan kesediaan pria yang merintis karier sebagai lawyer ini dalam film besutannya. Di film ini lagi-lagi Ruhut berperan sebagai tokoh antagonis.
"Aku dapat peran seperti mafia begitu, namaku Tantowi," imbuh pria yang namanya melejit lewat perannya di sinetron Gerhana sebagai Poltak ini.
Ruhut bertutur, film ini mengambil setting di Lombok, Nusa tenggara Barat. Film itu mengisahkan, akan dibangun tempat wisata di Lombok sehingga harus menggusur masjid.
"Di sini aku nggak boleh cengengesan dan memakai logatku. Aku beda sekali di sini," ucap dia sambil terbahak.
Ruhut senang dapat terlibat dalam film tersebut. Selain jalan cerita yang menarik, dia pun merasa perannya sangat menantang. Dalam film, Ruhut diharuskan berakting berkelahi melawan Rhoma. Tidak ada stuntman yang menggantikannya.
"Ada adegan aku gantung-gantungan di jurang. Aku pakai senjata rotan. Dalam perkelahian aku menang, tapi setelah itu jatuh ke jurang," celotehnya.
Syuting film itu memakan waktu sekitar sebulan. Namun khusus Ruhut, waktu syutingnya hanya sekitar seminggu. Sebelum menyetujui ikut ambil peran, Ruhut telah mensyaratkan agar waktu syuting mengikuti jadwalnya.
"Aku kan anggota DPR, aku nggak mau bolos. Makanya agak susah waktunya. Aku ambil waktu syuting di sela-sela reses, dan saat itu Bapak (SBY) sedang ke Inggris dan India. Aku syuting siang malam agar tidak ganggu kerja DPR," tambahnya.
Film itu dimeriahkan juga oleh Ida Royani yang di masa lalu pernah pula menjadi teman main film Rhoma Irama. Film ini rencananya akan tayang pada Juni tahun ini.
"Di akhir film aku mati. Kalau nggak mati, nanti jadi pada suka sama antagonisnya. Jangan lupa nonton ya film ini," promosi Ruhut.
(vit/nrl)










































