"Keduanya dibayar Rp 2 juta oleh ibu Agnes untuk melakukan pembunuhan," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya, Rabu (23/3/2011).
Gatot mengatakan, S sebenarnya bukan orang asing bagi Agnes. Pria tersebut merupakan anak angkat ibu Agnes. "S itu anak angkatnya dan U itu temannya S, keduanya dibayar Rp 2 juta, untuk berdua," kata Gatot.
S dan U membunuh Agnes dengan cara mencekik dan membekap mulut gadis cantik itu dengan kain handuk. Keduanya mengaku tidak pernah memperkosa Agnes.
Agnes dibunuh di rumahnya di Jalan Raya Sirsak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 7 Februari 2011. Saat itu, Agnes baru pulang sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Setelah disimpan 3 hari di rumah, jenazah Agnes ditemukan di selokan Jl Joe, Jagakarsa, tak jauh dari rumahnya pada Minggu, 13 Februari.
Polisi telah menangkap tiga tersangka dalam pembunuhan ini. Otak pembunuhan ini adalah ibu kandung Agnes sendiri. Sang ibu dan kedua tersangka kini meringkuk di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(ken/nrl)











































