PBNU: Penyerangan Tentara Sekutu ke Libya Bermotif Minyak

PBNU: Penyerangan Tentara Sekutu ke Libya Bermotif Minyak

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 17:54 WIB
PBNU: Penyerangan Tentara Sekutu ke Libya Bermotif Minyak
Jakarta - Penyerangan tentara sekutu ke Libya bukan bermotif kemanusiaan menyelamatkan warga sipil Libya. Namun menurut Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), penyerangan ini bermotif minyak.

Alasan inilah yang mendasari mengapa AS dan Sekutu enggan menyerang Israel. "Kalau Israel-Palestina itu tidak ada minyaknya. Kalau Libya merupakan negara dengan minyak terbaik di dunia. Jadi ini murni perang minyak," kata Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj dalam konfrensi pers di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa, (23/3/2011).

"Pemerintah Indonesia harus tegas menggunakan kekuatan lobi untuk turut serta mendamaikan permasalahan ini," tandas Aqil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Aqil menerima Ketua Umum Lembaga Persahabatan Indonesia-Libya (LPIL), Ahmad Nazri Adlani. Menurut LPIL permasalahan Libya harus diselesaikan dengan cara politik dan diplomatik dalam forum perundingan. Hal ini guna melindungi tindakan kekerasan dan menegakkan perdamaian.

"Kami mengimbau kepada negara organisasi Islam (OKI) agar mengambil langkah yang proaktif dalam menyelesaikan di negara tersebut," pinta Nazri.

LPIL juga sependapat bahwa serangan kali ini murni bermotif perang minyak. "Kepada pihak yang berseteru di Libya baik sipil maupun militer supaya menahan diri dan menciptakan rasa aman serta suasana damai. Supaya tidak jatuh korban lagi," imbau Nazri.

(asp/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini