Alasan inilah yang mendasari mengapa AS dan Sekutu enggan menyerang Israel. "Kalau Israel-Palestina itu tidak ada minyaknya. Kalau Libya merupakan negara dengan minyak terbaik di dunia. Jadi ini murni perang minyak," kata Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj dalam konfrensi pers di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa, (23/3/2011).
"Pemerintah Indonesia harus tegas menggunakan kekuatan lobi untuk turut serta mendamaikan permasalahan ini," tandas Aqil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau kepada negara organisasi Islam (OKI) agar mengambil langkah yang proaktif dalam menyelesaikan di negara tersebut," pinta Nazri.
LPIL juga sependapat bahwa serangan kali ini murni bermotif perang minyak. "Kepada pihak yang berseteru di Libya baik sipil maupun militer supaya menahan diri dan menciptakan rasa aman serta suasana damai. Supaya tidak jatuh korban lagi," imbau Nazri.
(asp/anw)










































