Pantauan detikcom, kardus minuman mencurigakan tak bertuan dan kantung belanja plastik putih digeletakkan di bawah pohon beringin, di depan Masjid Agung, Jl Dewi Sartika, Bogor, Rabu (23/3/2011). Di antara kardus dan kantung plastik, ada slip pengiriman uang BNI yang kosong dan nota klinik bertuliskan Klinik Pandan Wangi, Tanah Sareal, Bogor.
"Pedagang diminta mengosongkan pasar dan kios-kiosnya! Tidak mendekati lokasi dalam radius 50 meter dari lokasi!" kata polisi dari Polres Bogor Kota dan petugas PD Pasar Anyar lewat pengeras suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pedagang diminta mundur dari kios!" kata petugas lagi dengan pengeras suara.
Ujang, seorang pedagang aksesoris mengatakan, para pedagang Pasar Anyar curiga dengan kardus yang ditinggalkan seorang pria dengan tinggi sekitar 170 cm, berkulit sawo matang dan bertopi. Usai meletakkan kardus di bawah pohon, dia lantas berjalan ke arah Taman Topi, Jl Kapten Muslihat, Bogor.
Karena orang itu tidak kembali untuk mengambil kardusnya, para pedagang lantas curiga. Mereka berkerumun ke dekat kardus, dan memutuskan untuk melapor ke polisi.
"Karena barang itu tidak diambil, kita jadi curiga dan terus lapor ke polisi," kata Ujang.
Hingga pukul 13.30 WIB, warga masih terus berkerumun di luar garis polisi. Sementara polisi masih terus melakukan pengamanan. Tim Gegana belum tampak di lokasi kejadian.
(fay/nrl)










































