Menko Polhukam: Aya Aya Wae Isu Kudeta

Menko Polhukam: Aya Aya Wae Isu Kudeta

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 13:09 WIB
Jakarta - Isu kudeta oleh sejumlah purnawirawan jenderal hanya ditanggapi santai Menko Polhukam Djoko Suyanto. Mantan Panglima TNI ini menilai Indonesia sudah dalam koridor demokrasi. Semua pihak juga mesti mengikuti proses politik.

"Aya aya wae lah, kita kan sudah mengembangkan demokrasi di negara kita," kata Djoko di sela-sela dialog internasional mengenai pertahanan di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (23/3/2011).

Djoko mengaku sudah mendengar informasi itu sejak 10 hari yang lalu. Dia menjelaskan tahapan demokrasi sudah ditentukan dan diatur undang-undang. Sesuai kesepakatan, dalam meneruskan tahapan-tahapan demokrasi dengan DPR melalui platform politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kita ikuti saja tahapan demokrasi itu. Demokrasi kita menuju kematangan. Jadi, kalau di sana sini masih ada yg kurang kita ikuti proses itu," tambahnya.

"Artinya dalam tahapan demokrasi yang sudah kita sepakati bersama dalam rangka reformasi sudah ada UU dan tahapan proses politik. Kita tahu itu, kita ikuti itu," imbuh dia.

Sebelumnya Aljazeera (22/3) melansir berita ada pensiunan jenderal mendukung kelompok-kelompok tertentu dengan tujuan melemahkan pemerintahan SBY yang dinilai terlalu reformis. Berita ini kemudian ramai di twitter dan lantas dikutip sejumlah media nasional.

Selain itu, juga ramai di jejaring sosial twitter terkait adanya Dewan Revolusi Islam. Sejumlah nama dicatut masuk dalam dewan itu, namun sejumlah tokoh telah membantahnya.

(ndr/asy)


Berita Terkait