Warga Bengkalis Tolong Gajah yang Baru Melahirkan

Warga Bengkalis Tolong Gajah yang Baru Melahirkan

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 12:24 WIB
Bengkalis - Duri, seekor induk gajah yang baru melahirkan tergeletak lemas lebih dari 6 jam di sekitar rumah penduduk, di Kabupaten Bengkalis, Riau. Wargapun berusaha menolong satwa bertubuh bongsor ini.

Induk gajah ini tergeletak lemas di Perumahan Cendana, Kelurahan Balai Raja, Desa Pinggir, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (23/3/2011). Gajah ini tergeletak lemas tidak berdaya untuk mengangkat badannya.

Sedangkan, anak gajah yang diperkirakan baru lahir dalam hitungan hari ini masih terlihat sehat. Hanya saja, anak gajah itu tidak bisa menyusui dari induknya.

"Induk gajah ini terkulai lemas sejak pukul 4.00 WIB dinihari. Kita menyaksikan sejak pagi induk gajah tidak bisa bangkit. Namun karena masih gelap, kita tidak dapat memberikan bantuan apapun," kata Syamsul Bahri (34) seorang warga dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (23/3/2011).

Melihat gajah yang hanya tergelatak tak berdaya, maka tadi pagi sekitar pukul 6.30 WIB, warga setempat memberikan pertolongan seadanya dengan menyiramkan air ke tubuh induk gajah tersebut. Warga juga berusaha mencarikan pakannya seperti pelepah pisang, tebu dan pucuk pohon kelapa.

"Kita hanya dapat membantu sekadarnya saja. Kami sendiri juga tidak tahu pertolongan apa lagi yang harus kami lakukan. Tapi alhamdulillah, setelah kita siram air dan kita beri makan, gajah ini sekitar pukul 10.00 WIB tadi sudah bisa bangkit," kata Syamsul.

Setelah gajah ini mampu berdiri, masyarakat setempatpun merasa senang. Warga lantas menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau. Selain itu warga juga sudah menghubungi para aktivis WWF Indonesia di Pekanbaru.

"Kita sudah menghubungi pihak pemerintah dan aktivis WWF untuk segera memberikan pertolongan pada induk gajah ini. Memang sekarang gajahnya sudah bisa berdiri, namun kami khawatir nanti terjatuh lemas lagi. Kami harap, gajah ini segera mendapat pertolongan medis, karena kami melihat sepertinya dia baru melahirkan," kata Syamsul.

Syamsul menyebut, masyarakat tidak tahu pasti kapan gajah ini melahirkan. Namun terlihat bayi gajah itu hanya setinggi sekitar 50 cm. "Kayaknya gajah ini baru melahirkan, tapi kapan pastinya kami juga tidak tahu. Bayi gajah itu terlihat sehat karena masih dapat beraktifitas," kata Syamsul.

Kondisi gajah yang sempat terkulai lemas itu, saat ini masih menjadi totonan warga setempat. Masyarakat berduyun-duyun untuk melihat kondisi gajah tersebut. Warga juga terus bergotong royong untuk mempersiapkan pakannya.

"Induk gajah ini tertinggal teman-temannya. Kemarin sore belasan ekor gajah memang berada di sekitar rumah penduduk. Namun malam harinya gajah liar itu masuk lagi ke semak belukar. Gajah ini tidak mampu berjalan mengikuti kawan-kawannya," kata Syamsul.

Juru Bicara WWF Indonesia di Riau, Syamsidar yang dihubungi detikcom, membenarkan telah menerima informasi tersebut. "Tim kita bersama BKSDA tengah menuju ke lokasi untuk melihat keadaan gajah tersebut," kata Syamsidar.

(cha/fay)


Berita Terkait