WNI Borong HP & Laptop Murah Sebelum Tinggalkan Libya

WNI Borong HP & Laptop Murah Sebelum Tinggalkan Libya

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 12:22 WIB
WNI Borong HP & Laptop Murah Sebelum Tinggalkan Libya
Jakarta - Gelombang evakuasi WNI keluar dari Libya terus mengalir. Terakhir, sebanyak 8 orang staf KBRI Tripoli serta 14 orang WNI lainnya telah tiba di Tunisia. Sebelum meninggalkan Tripoli, mereka memborong barang-barang elektronik yang harganya jatuh.

"Sebelum meninggalkan Tripoli, para WNI dengan cerdik, memborong beberapa barang seperti handphone, laptop, kamera, kaca mata dan produk bermerek lainnya karena harga obral, dan mata uang Dinar Libya yang merosot drastis terhadap Dolar AS atau Euro," kata salah satu staf Kedubes RI di Tunisia, M Yazid, melalui surat elektronik yang dikirim kepada detikcom, Rabu (23/3/2011).

Menurut Yazid, barang-barang elektronik tersebut bisa lolos dari pemeriksaan yang dilakukan berlapis-lapis selama perjalanan dari Tripoli menuju Ras Jedir. Ras Jedir, wilayah di Provinsi Ben Guardane, Tunisia, yang berbatasan langsung dengan Libya itu berjarak kurang lebih 270 Km dari Tripoli.

"Barang-barang itu disembunyikan di tempat yang aman di kendaraan," cetus Yazid.

Yazid mengatakan, seperti dua evakusi WNI lewat jalur darat sebelumnya, perjalanan rombongan KBRI Tripoli kali ini berlangsung menegangkan. Mereka harus melalui jalan tikus guna menghindari pertempuran yang terjadi di beberapa kota yang seharusnya dilalui.

"Selama perjalanan, rombongan juga dihadang puluhan check point, yang kebanyakan dilakukan kelompok pro-Khadafi," ungkap Yazid.

Menggunakan 5 mobil dan dipimpin langsung oleh Dubes RI di Tripoli, rombongan tiba di Ras Jedir pada Senin 21 Maret 2011. Mereka dijemput langsung oleh Dubes RI untuk Tunis Ibnu Said dan staf KBRI Tunis untuk mempercepat proses imigrasi dan koordinasi dengan militer di Ras Jedir.

Lalu, rombongan diinapkan di Pulau Jerba selama semalam sebelum akhirnya bertolak ke Ibu Kota Tunis keesokan harinya. Setelah menempuh perjalanan darat sekitar 730 Km dari Ras Jedir, mereka tiba di ibu kota Tunis sekitar pukul 14.00 waktu setempat, Selasa (22/3/2011), kemarin.

"Dengan tibanya ke-23 orang tersebut, jumlah WNI yang telah dievakuasi dari Libya melalui Tunisia sebanyak 533 orang, tidak termasuk staf KBRI Tripoli. Hingga tanggal 19 Maret yang lalu, KBRI Tunis telah memberangkatkan 517 orang WNI," tandas Yazid.
(irw/nrl)


Berita Terkait