Ultah, Satpol PP Diminta Kedepankan Penataan Bukan Penertiban

Ultah, Satpol PP Diminta Kedepankan Penataan Bukan Penertiban

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 10:52 WIB
Ultah, Satpol PP Diminta Kedepankan Penataan Bukan Penertiban
Jakarta - Hari ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memperingati hari jadinya yang ke-61. Di usianya tersebut, kinerja Satpol PP ke depan diminta tidak lagi berbasis penertiban yang sering berakhir ricuh.

"Kita berharap kinerja Satpol PP ke depan, lebih mengedepankan penataan bukan penertiban," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, yang dalam kesempatan ini sambutannya dibacakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, di Taman Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2011). Gamawan sendiri berhalangan hadir dalam upacara ini.

Dalam sambutannya tersebut, Gamawan meminta agar kinerja Satpol PP ke depan lebih kepada penataan. Sistem penataan lebih menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena dalam penataan itu terkandung makna kebersamaan antara masyarakat dan aparat," katanya.

Lebih lanjut Gamawan menjelaskan, selama ini kinerja Satpol PP cenderung dilakukan dengan cara yang represif. Akhirnya, acap kali masyarakat membenci bahkan memusuhi satuan bentukan pemerintah ini.

"Penertiban cenderung berlaku represif, sehingga sisi humanis tidak tampak di depan masyarakat," keluh Gamawan.

Gawaman setuju, dalam tugasnya Satpol PP boleh bertindak tegas jika memang warga yang akan ditertibkan berlaku kasar. Tetapi, tegas yang dimaksud bukanlah menunjukkan sikap yang arogan

"Wajah tegas harus, tapi tetap humanis, bukan arogan dan tidak mengenal kompromi," pesannya.

Gamawan juga menegaskan, melihat situasi Indonesia saat ini yang tidak menentu, tugas Satpol PP ke depan semakin berat. Dia meminta Satpol PP lebih siaga.

"Tugas berat karena adanya gangguan yang variabel. Seperti aksi Separatisme hingga terorisme. Maka itu saya meminta satuan ini ke depan semakin siaga," imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Satpol PP selalu bersikap profesional untuk memperbaiki citranya di masyarakat.

"Harus jadi panutan sehingga hapus kesan Pol PP tidak profesional dan proporsional," kata Gamawan mengakhiri sambutannya.

Ucapara ini dihadiri oleh Kepala Satpol PP Effendy Anas dan seluruh satuan Satpol PP. Hadir pula petinggi Pemprov DKI antara lain, Gubernur Fauzi Bowo dan Sekda Fadjar Panjaitan.

Dalam upacara ini, Fauzi Bowo juga bertindak sebagai inspektur upacara.
(lia/anw)


Berita Terkait