Polisi Sempurnakan Sketsa Kurir Paket Bom Buku di Rumah Dhani

Polisi Sempurnakan Sketsa Kurir Paket Bom Buku di Rumah Dhani

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2011 10:44 WIB
Polisi Sempurnakan Sketsa Kurir Paket Bom Buku di Rumah Dhani
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya membuat sketsa kurir paket bom di empat lokasi pada Selasa (15/3) lalu. Sketsa kurir yang mengirim paket ke kantor musisi Ahmad Dhani saat ini tengah disempurnakan.

"Di rumah Dhani masih direka-reka (sketsanya). Ini sedang dalam tahap penyempuraan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan, Rabu (23/3/2011).

Ia mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan satu sketsa wajah kurir dari empat lokasi tersebut yakni yang mengirim paket bom buku ke tokoh Jaringan Islam Liber (JIL) Ulil Abshar Abdalla di kantornya, Utan Kayu, Jakarta Timur. Sketsa kurir tersebut juga telah dirilis oleh Mabes Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, untuk kurir yang mengirim paket bom buku ke kantor Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere di Jl MT Haryono, Jakarta Selatan tidak dapat dibuat karena minim saksi. "Yang di BNN, setelah kita cek, tidak ada rekaman CCTV-nya," katanya.

Begitu juga dengan kurir yang mengantar paket bom buku ke rumah Ketua Pemuda Pancasila Yapto S di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sketsa wajah kurir tidak dapat diidentifikasi oleh penerima paket.

"Karena kurirnya pakai helm tertutup dan gelap," katanya.

Baharudin melanjutkan, hingga kini pihak kepolisian masih menelusuri kurir tersebut untuk mengungkap siapa pengirim paket bom tersebut. Sedikitnya 28 orang telah dimintai keterangan.

"28 Orang diperiksa oleh Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya," katanya.

Polisi juga hingga kini masih menunggu laporan masyarakat yang merasa mencetak cover buku yang digunakan dalam paket bom. "Sampai sekarang belum ada mengenai itu (laporan dari percetakan)," ujar dia.

Tim Indentification Analysis Finger Print System (Inafis) juga tengah mencari sidik jari pelaku.

(mei/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini