Pram: Mega Ubah Gaya Kampanye Panggung ke Tempat Keramaian

Pram: Mega Ubah Gaya Kampanye Panggung ke Tempat Keramaian

- detikNews
Rabu, 02 Jun 2004 15:30 WIB
Jakarta - Capres Megawati mengubah gaya kampanye yang menggunakan panggung dan simbol besar menjadi berkomunikasi langsung dengan rakyat ke tempat keramaian.Wasekjen PDIP Pramono Anung mengatakan, pola kampanye Mega diubah tidak lagi menggunakan panggung-panggung atau simbol-simbol besar. Tapi berhubungan langsung dan berkomunikasi dengan rakyat ke tempat keramaian seperti terminal, pasar, dan rumah sakit."Kita mengubah pola dan gaya. Sekarang ini kita perlu komunikasi secara langsung dengan rakyat, maka komunikasi itulah yang kami lakukan sekarang ini," katanya di sela-sela kampanye Mega di Pasar Koja Tanjung Priok Jakarta, Rabu (2/6/2004).Mega hanya 10 menit berada di Pasar Koja. Dia bersalam-salaman dengan pedagang dan pengunjung pasar. Sementara tim kampanye membagi-bagikan stiker Mega-Hasyim.Dijelaskan Pram, keinginan Mega untuk langsung bertemu dengan rakyat karena sistem pemilihan secara langsung dan menghilangkan sakralisasi terhadap lembaga kepresidenan."Ibu lebih ingin mendengar suasana hati rakyat. Ini konsekuensi Pilpres langsung, sehingga menyentuh ke hati rakyat. Ini juga bagian dari sebuah penghilangan kesan sakral seperti dulu, dimana seorang pempimpin jauh dari masyarakat. Medianya yang paling bagus yang bertemu langsung dengan rakyat," kata Pram.Seorang pedagang emas di Pasar Koja Ny Marbun mengaku senang dengan kedatangan Mega. "Saya akan pilih Mega. Tapi Mega jangan selalu menaikkan harga barang. Sekarang kan harga barang sudah mahal, tapi cari uangnya susah, nggak seperti dulu," ujarnya.Usai mengunjungi Pasar Koja, Mega silaturahmi ke kantor redaksi Kompas di jalan Palmerah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Mega disambut Pemimpin Umum Jakob Oetama dan puluhan karyawan, kemudian bersantap siang. (sss/)


Berita Terkait