"Kami telah memutuskan untuk memberikan kontribusi pada pelaksanaan resolusi PBB tahun 1973." ujar Perdana Menteri Belanda Mark Rutte usai rapat khusus kabinet di Hague untuk membahas keputusan NATO untuk mengembargo Libya, Rabu (23/3/2011). Demikian seperti ditulis AFP.
Rutte menambahkan kontribusi itu berupa pengiriman 6 pesawat F-16, pesawat tanker DC-10 dan sebuah kapal penyapu ranjau. "Kontribusi ini untuk memperkuat tekanan embargo melawan Libya," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belanda akan bergabung dengan AS, Perancis, Inggris, Italia dan Kanada. Kekuatan koalisi ini diperkuat puluhan pesawat tempur canggih dan belasan kapal perang.
(rdf/adi)










































