"Barang yang diceraiberaikan itu jelas sampel keramik. Tidak ada bom dalam paket tadi," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Gatot Edy kepada wartawan, di gudang DHL, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2011).
Meski begitu pihaknya akan meminta keterangan saksi terkait pengiriman paket itu. Mereka akan menanyai alasan mengapa terdapat jam digital dan kabel yang terhubung ke dalam paket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan menggunakan pakaian lengkap, tim Gegana berhasil menceraiberaikan paket tersebut pukul 19.05 WIB. Gegana memongkar isi paket itu, tanpa merusak kotak pembungkusnya.
Paket itu dikirim dari sebuah perusahaan dengan nama dan alamat yang jelas. Pengirimnya sendiri memiliki relasi kerja sama dengan perusahaan yang ada di Hongkong.
Pihak DHL sendiri baru melaporkan ke polisi pukul 16.45 WIB. Mereka baru melapor polisi setelah mendeteksi paket dan detektor berbunyi.
Suasana bongkar muat di gudang, sempat terhenti saat polisi mengamankan paket tersebut. Namun setelah teka-teki paket bisa dipecahkan, kendaraan kargo mulai kembali beroperasi.
(feb/rdf)











































