Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom dari pusat informasi tender gedung baru DPR, Selasa (22/3/2011), lima parusahaan tersebut sudah mengajukan persyaratan untuk mengikuti tender pembangunan gedung baru DPR. Lima perusahaan tersebut adalah PT PP (Persero),Β PT Tetra Konstruksindo, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Nindya Karya.
Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Gedung DPR, Sumirat, menuturkan, lima perusahaan tersebut masih dalam proses seleksi tahap pertama atau prakualifikasi. Hingga hari ini setjen DPR masih menunggu perusahaan lain yang ingin mengikuti tender pembangunan gedung baru DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah proses prakualifikasi usai, proses berlanjut ke lelang pembangunan gedung baru DPR. Selanjutnya pemenang tender dengan angka lelang paling besar diumumkan.
"Masih melalui proses yang panjang sebelum pembangunan gedung baru DPR," tuturnya.
(van/nwk)











































