Tempat Terbatas, Relawan Asing Dibatasi Masuk Jepang

Tempat Terbatas, Relawan Asing Dibatasi Masuk Jepang

- detikNews
Selasa, 22 Mar 2011 17:59 WIB
Jakarta - Sebagai negara sahabat, Indonesia ingin turut serta membantu Jepang yang beberapa waktu lalu digoyang gempa dan diterjang tsunami. Indonesia mengirim bantuan dan relawan. Namun relawan asing yang masuk ke Jepang dibatasi.

"Pemerintah Jepang belum bisa melayani relawan, termasuk 15 relawan kita yang dikirim kemarin. Relawan di sana bisa hidup sendiri, cari makan sendiri, dan transportasi sendiri. Mereka membatasi relawan asing karena tempat yang terbatas," kata Menko Kesra Agung Laksono.

Hal itu disampaikan Agung usai rapat koordinasi tingkat menteri tentang langkah-langka antisipasi bencana Jepang di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (22/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

15 Orang yang berangkat pada 17 Maret lalu, merupakan bagian dari 65 anggota tim yang dikirimkan. Para relawan datang dengan membawa sejumlah bantuan seperti selimut dan uang US$ 2 juta. Seluruh tim merupakan gabungan dari BNPB, Kemnkes, Basarnas dan PMI.

"Kami memberikan selimut, matras, sleeping bag, disposable toilet, tenda dengan berbagai ukuran, boot karet dan sarung tangan karet. Karena bantuan seperti ini yang dibutuhkan oleh Jepang," tutur Agung.

Rapat itu dihadiri juga oleh Kepala Batan Hudi Hastowo, Kepala BPOM Kustantinah, Kepala BNPB Syamsul Ma'arif, Kepala Bapeten As Natio Lasman dan Menkes Endang Rahayu.

Berdasar laporan Kyodo, korban tewas kibat gempa dan tsunami Jepang di 12 prefektur tercatat 8.805 jiwa. Sedangkan jumlah orang yang dilaporkan hilang 12.654 dari enam prefektur.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads