"Sebagaimana pernyataan presiden yang disampaikan hari Senin, pada prinsipnya kita sudah mulai mengurangi jumlah staf di kedutaan kita di Tripoli karena keadaannya memang semakin tidak menentu," ujar Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (22/3/2011).
Staf Kedubes Indonesia di Libya, termasuk duta besarnya telah meninggalkan Tripoli. 4 Staf sengaja tetap ditempatkan di KBRI Tripoli untuk membantu WNI yang memerlukan bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kedutaan prinsipnya dipindah ke Tunis dan dilanjutkan di Tunis," sambung pria berkacamata ini.
Dia menambahkan, sekitar 850 WNI telah dievakuasi dari Libya. Namun masih ada sekitar 10 WNI yang diketahui masih berada di negara pimpinan Moamar Khadafi tersebut. "Oleh karena itu kita tidak ingin mengambil risiko menutup kemudian ada lagi warga yang datang, makanya 4 orang ini masih tetap dipertahankan," imbuh Marty.
(vit/nrl)










































