Pelaku adalah Sony Manurung, warga Jl Benda Timur No 12 A Blok E RT 06/11 Pamulang, Tangerang Selatan. Dia kini masuk ke daftar pencarian orang (DPO). Itu didasari atas penangkapan tiga orang anak buah Sony yang sudah lebih dulu tertangkap oleh polisi Polsek Pamulang.
"Kami masih memburu bandarnya. Tiga orang ini adalah anak buahnya, yakni RS, SR, Pak De, warga Pamulang Timur," terang Kapolsek Pamulang Kompol Zulkiefli Muridu, Selasa (22/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi itu semua dilakukan dengan orang yang mereka kenal saja. Sebelum mereka kenal, pelaku tidak akan menjual togel. Nah, bawahannya ini adalah marketingnya, tetapi bawahannya ini harus mencari pemasang yang kenal. Para bawahannya ini akan diberikan upah dari hasil togel yang mereka dapat masing-masing. Pembagiannya 15 persen dari hasil mereka," jelas Kapolsek.
Sasaran pemasang togel di Tangsel menurut Kapolsek adalah warga dengan tingkat ekonomi menengah dan kelas bawah. "Sebab, hasil masing-masing marketing ini sehari hanya sekitar Rp 300-400 ribu," jelasnya.
Dalam penangkapan jaringan togel itu, Kapolsek mendapati barang bukti berupa buku mimpi dan uang hasil penjualan togel Rp 31 ribu. "Waktu ditangkap baru buka, jadi mereka semua sudah setor pada malam hari. Kegiatan ini berdasarkan pengakuan ketiga pelaku, dilakukan sejak Januari 2011," tandasnya.
(fay/fay)











































