"Kita jaga Libya tidak menjadi Irak ke-2, Pemerintah RI harus tegaskan sikap ini. Operasi militer tidak berkepanjangan dan jangan sampai kepentingan militer Barat mengatur kehidupan masyarakat Libya nantinya," ujar Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2011).
Merujuk pada aksi-aksi militer sekutu sebelumnya, politisi PKS ini menduga ada kepentingan tertentu yang menjadi latar belakangnya. Terlebih alam Libya terhitung berlimpah dengan sumber daya minyak dan gas alam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Mahfudz mengatakan, harus ada desakan keras dari komunitas internasional bahwa serangan yang dimotori AS, Perancis dan Inggris hanya untuk melumpuhkan militer Libya. Bukan untuk pendudukan dan mengatur kehidupan rakyat Libya di masa mendatang.
"Setelah militer Khadafi lumpuh, sekutu harus meninggalkan Libya dan biarkan masyarakat Libya menentukan masa depannya sendiri," tegas dia.
(lh/nrl)











































