"Saya pikir sangat jelas bagi semua orang bahwa Libya akan lebih baik tanpa Khadafi," kata Menteri Pertahanan AS Robert M. Gates kepada kantor berita Rusia, Interfax seperti dilansir Washington Post, Selasa (22/3/2011).
"Tapi itu masalah untuk diputuskan oleh warga Libya sendiri. Dan menurut saya, dengan adanya kesempatan dan tidak adanya penindasan, mereka bisa melakukannya dengan baik," imbuh Gates.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak akan menyangkal fakta bahwa dalam beberapa tindakan kami, kami membantu perjuangan para pemberontak, namun bukan itu tujuannya," ujar pejabat senior yang tidak disebutkan namanya itu.
Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang memungkinkan aksi militer terhadap Libya. Resolusi yang menyerukan Khadafi untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil itu disetujui oleh 10 negara anggota Dewan Keamanan PBB. Sedangkan lima negara lainnya termasuk China, Rusia memilih untuk abstain.
Menyusul resolusi PBB tersebut, pasukan koalisi yang dipimpin AS, Inggris dan Prancis melancarkan serangan udara atas Libya. Serangan itu menurut koalisi, dilancarkan terhadap sistem-sitem pertahanan udara dan fasilitas pesawat Libya, serta pasukan pemerintah yang berkumpul di luar Kota Benghazi.
(ita/nrl)











































