"Operasi ini saya katakan operasi by design. Analisis kami ini memang ada operasi yang bekerja secara sistemik. Kami juga bisa mendapatkan indikasi siapa aktornya," kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2011).
Namun, Ketua Komisi I ini enggan menyebutkan siapa aktor di balik isu poligami tersebut. Menurut Mahfudz, terlalu dini untuk mengungkapkan siapa aktor tersebut. Aktor ini tentunya ingin mendapatkan respons dari PKS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, lanjut Mahfudz, pihaknya tidak akan merespon lebih jauh mengenai isu poligami ini. PKS akan melihat sampai dimana ujung isu ini. Isu yang dikembangkan oleh Yusuf Supendi ini adalah bagian rangkaian isu-isu yang terjadi sebelumnya.
"Targetnya adalah untuk demarketing terhadap PKS secara opini dan pencitraan," ungkapnya.
Menurut Mahfudz, demarketing adalah menurunkan citra dan posisi PKS secara opini dan pencitraan. Mahfudz pun mencontohkan isu-isu yang hendak menurunkan citra PKS yakni kasus hak angket mafiaย pajak.
"Setelah itu isu reshuffle dan opini bahwa PKS akan menikam dari belakang, disebut tidak loyal dan seterusnya. Isu video mesum Anis Matta dan daging berjenggot. Dan ketika tidak direspons maka isu itu hilang dengan sendirinya," jelasnya.
(gus/fay)











































