Petugas dari Departemen Kebakaran Tokyo dan Pasukan Beda Diri telah bekerja keras menyiramkan air ke 6 reaktor di Fukushima No 1 untuk mendinginkan batang bahan bakar nuklir yang terlalu panas untuk mencegah bencana meleleh.
Gubernur Tokyo yang vokal, Shintaro Ishihara, menyatakan kepada media Jepang bahwa PM Kan minta maaf ketika dia meminta PM untuk memprotes seorang menteri yang tidak disebutkan namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia bahkan tidak tahu situasi para pekerja di lapangan, bagaimana kapasitas mereka atau apa pun tentang kapasitas peralatan yang mereka gunakan," kata Ishihara seperti dilansir AFP, Selasa (22/3/2011).
"Mereka menyemprotkan air selama 7 jam dan mesin mereka rusak. Saya bilang kepada Perdana Menteri bahwa dia seharusnya tidak menyatakakan hal seperti itu."
Ketika ditanya apa jawaban PM Kan, Ishihara menjawab,"Dia bilang dia ingin minta maaf. Dia sangat menyesal."
Hingga kini krisis nuklir Fukushima belum berakhir. Asap sesekali masih keluar dari reaktor-reaktor. PM Kan menyatakan penanganan krisis ini,"lambat tapi pasti."
(nrl/vta)











































