Aksi pertama dilakukan oleh 50 orang dari Badan Wakaf Alquran yang mengenakan kaos putih bertuliskan One Action for Life, Selasa (22/3/2011).
Mereka memperlihatkan sampel air kotor dalam botol minum ke pengendara motor dan mobil yang ada di HI. Air kotor itu berwarna kecoklatan.
Koordinator aksi dari Badan Wakaf Alquran, Fatih Karim, mengatakan, aksi yang mereka lakukan hari ini untuk menunjukkan air kotor ke orang-orang sekitar. "Kami minta mereka membayangkan kalau air di sekitar mereka seperti ini," kata Fatih.
Fatih menambahkan, Bank Dunia juga sudah merilis data bahwa satu dari dua orang Indonesia tidak bisa mengakses air bersih. Artinya masih banyak warga Indonesia yang minum air yang tidak layak diminum.
Aksi lainnya yakni dari gabungan pekerja Kementerian PU, kontraktor dan profesi yang berhubungan dengan air. Puluhan orang itu mengenakan kaos putih yang bertuliskan 'Mendukung Sungai Bersih untuk Kehidupan'.
Aksi dua kelompok masyarakat ini sempat membuat lalu lintas sekitar Bundaran HI tersendat. Puluhan polisi menjaga aksi itu.
Wikipedia mencatat, Hari Air Sedunia adalah perayaan yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan. Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, inisiatif peringatan ini diumumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil.
(nik/nrl)











































