"Ya, kita baru menemukan 300 dari 895 buku yang ada yang kita pelajari. Kita baru meneliti tingkat persyaratan teknis dan fisik. Ada yang lolos Posbuk tapi ternyata tidak memenuhi persyaratan teknis dan fisik. Ada juga yang lolos tapi dinyatakan dengan semacam hologram lolos Posbuk tapi tidak ada dalam list Posbuk," kata pria yang akrab dipanggil Miing ini.
Hal itu ia sampaikan dalam sela-sela Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Kemendiknas, di ruang rapat Komisi X, Gedung DPR, Senayan, Senin (21/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditemukan juga buku yang tidak memenuhi standar spesifikasi fisik yaitu jumlah halaman kurang dari 48 halaman," imbuh Politisi PDIP ini. Padahal berdasarkan ketentuan UNESCO tentang buku maka buku yang halamannya kurang dari 45 halaman masuk kategori Buklet.
Miing juga menambahkan dari buku temuan tersebut, hampir seluruhnya tidak mencantumkan daftar riwayat hidup dan kompetensi keilmuan penulis sebagai bentuk pertanggungjawaban keilmuan atas materi buku.
"Terdapat buku yang penulisnya tidak mempunyai kompetensi berkaitan dengan isi atau materi buku. Misalnya penulisnya lulusan sastra tapi malah menulis hal lain," tutupnya.
(feb/irw)










































