Bahas Libya, Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Tertutup

Bahas Libya, Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Tertutup

- detikNews
Senin, 21 Mar 2011 22:23 WIB
New York - Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan tertutup untuk membahas kondisi dan situasi di Libya. Pertemuan ini dilakukan di tengah kritikan yang terus berkembang terhadap serangan udara oleh Sekutu terhadap rezim Moammar Khadafi.

Demikian seperti disampaikan para diplomat kepada Reuters, Senin (21/3/2011).

Pertemuan yang sebelumnya telah dijadwalkan untuk diadakan di Sudan pada Senin sore waktu setempat ini, merupakan permintaan dari China yang menjadi Ketua Dewan bulan ini. Pertemuan ini merupakan tanggapan terhadap surat dari Libya dan Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimana pemimpin Libya, Moammar Khadafi menyebut Dewan Keamanan PBB bertanggung jawab untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai agresi terhadap Libya. Hal ini seiring dengan serangan rudal dan pesawat Sekutu yang terus menghantam negara tersebut, setelah pada Kamis (17/3) lalu, Dewan Keamanan menetapkan resolusi zona larangan terbang di atas Libya.

Sementara Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin pada Senin (21/3) ini, menyebut resolusi tersebut sebagai keputusan yang salah dan cacat. Namun sayangnya, Rusia telah melewatkan kesempatan untuk memveto keputusan tersebut pada Kamis (17/3) lalu dan hanya memilih abstain, sama seperti China yang juga menentang serangan udara terhadap Libya.

Sebelumnya, militer AS mengatakan serangan sekutu telah melumpuhkan pertahanan udara rezim Kadhafi dan zona larangan terbang telah berhasil dilaksanakan di negara itu.

Pasukan Prancis, Amerika dan Inggris telah meluncurkan intervensi terbesar di dunia Arab sejak invasi 2003 pimpinan AS ke Irak, menembakkan lebih dari 120 rudal Cruise Tomahawk dan melakukan serangan bom terhadap sasaran-sasaran kunci Libya.

Presiden AS Barack Obama dan Hillary Clinton, serta pemimpin Barat lainnya, mendesak Kadhafi segera lengser.

(nvc/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads