Perbedaan antara anggota koalisi juga akan diminalisir dengan adanya pertemuan yang intens di Setgab. Namun semua kesepakatan tersebut tidak tertuang secara formal hitam di atas putih.
"Oh tidak formal tertulis, hanya kesepakatan saja bahka kita mendukung pemerintahan SBY-Boediono hingga 2014. Dan menghilangkan perbedaan," ujar Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah disepakati di Setgab, partai tidak boleh punya pendapat beda. Tapi kalau di Setgab belum sepakat, berarti masih boleh beda pendapat dong," ujar Wakil Ketua DPR ini.
Priyo juga menjelaskan, koalisi tidak selalu harus sama dalam sikap dan pandangan. Koalisi juga masih memungkinkan terjadinya perbedaan pendapat sebagai bentuk demokrasi.
"Justru kalau di koalisi tidak ada perbedaan malah nanti diprotes. Perbedaan harusnya tetap ada," imbuh Priyo.
(her/lrn)











































