Foke Minta Maaf Tak Cermat Saat Setujui Anggaran PDS HB Jassin

Foke Minta Maaf Tak Cermat Saat Setujui Anggaran PDS HB Jassin

- detikNews
Senin, 21 Mar 2011 17:40 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo telah mendatangi langsung Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin untuk membahas penurunan anggaran operasional yayasan yang berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu. Merasa tak cermat saat memberi keputusan, selaku yang  menandatangani, Fauzi pun mengakui kesalahannya.

"Bukan saya mengatakan saya tidak tahu bahwa saya yang tandatangani ini. Hanya saja barangkali saya harus minta maaf kalau ini luput dari pengamatan saya," ujar Fauzi Bowo saat mengunjungi PDS HB Jassin, di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/3/2011).  Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Yayasan PDS HB Jassin, Ajip Rosidi.

Fauzi mengatakan, alasan ketidakcermatannya itu bermula ketika dirinya mengira yayasan tersebut masih di bawah naungan Dinas Kebudayaan. Saat menyetujui angka Rp 50 juta itu, Fauzi mengaku tidak pernah terpikir bahwa tanda tangannya itu sebagai amanah khusus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dengar cerita Rp 50 Juta itu pada awal Minggu lalu, tapi saya nggak percaya. Nah ternyata betul. Saya tidak pernah terpikir kalau untuk ini karena bagi saya (nilai) ini bukan cuma inflasi tapi juga tsunami," katanya.

Pria yang akrab disapa Foke ini, berharap agar keberadaan PDS HB Jassin di Disbudpar dikaji ulang. Dia berharap, yayasan itu berada bawah pengelolaan arsip dan perpustakaan.

"Karena lebih tepat untuk pusat dokumentasi. Maka itu saya perintahkan, adar itu di restruktur dan dipindah," katanya.

Dalam kunjungan singkat itu, sebagai ketua yayasan, Ajip juga meminta agar anggaran operasional itu dinaikkan sebesar Rp 1 milliar dan merubah SK Gubernur nomor 215 tahun 2011. Menanggapi pernyataan itu, Foke berjanji akan segera melakukan revisi pada SK tersebut.

"SK akan kita koreksi tapi tentunya harus ada proses. Sedangkan, untuk besaran nilainya kita harapkan yang sesuai, mudah-mudahan Rp 1 milliar. Kalau ada bantuan dari luar juga alhamdulillah, tapi dalam hal ini Pemda DKI tidak akan lepas tangan," tegas Foke.
(lia/lrn)


Berita Terkait