Ba'asyir: Teror Bom untuk Mengalihkan Isu Kebobrokan Pemerintah

Ba'asyir: Teror Bom untuk Mengalihkan Isu Kebobrokan Pemerintah

- detikNews
Senin, 21 Mar 2011 12:48 WIB
Jakarta - Abu Bakar Ba'asyir, pemimpin tertinggi Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), menduga teror bom yang belakangan terjadi merata di Jakarta dilakukan oleh polisi, yakni Densus 88. Tujuannya, kata Baasyir, untuk mengalihkan isu-isu kebobrokan pemerintah.

"Tidak mungkin memerjuangkan Islam pakai bom-bom. Saya menduga, menduga loh ya, bom-bom ini dilakukan oleh Densus. Bom-bom ini untuk mengalihkan isu kebobrokan pemerintah," kata Baasyir.

Hal itu dikatakan Ba'asyir usai salat dzuhur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (21/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Ba'asyir menilai teror bom sengaja dilakukan untuk menciptakan iklim tidak aman. Alhasil, kata Ba'asyir, bantuan asing mengalir ke Indonesia.

"Kedua, ini sengaja dibuat supaya kelihatan Indonesia tidak aman dari teroris. Kalau aman dari teroris, dolar-dolar tidak mengalir ke Indonesia," tandas Ba'asyir.


(Ari/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini