Menurut para pendukung Ba'asyir, solidaritas untuk tidak menghadiri sidang karena pengadilan Ba'asyir dipaksakan.
"Pengadilan rekayasa Amerika. Teman-teman memilih tidak datang," ucap Hamid, seorang massa pro Ba'asyir yang terlihat di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (21/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kendaraan penghalau massa, penyemprot air dan kendaraan pengangkut darurat disiagakan di sekitar gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Pengunjung pengadilan juga diperiksa dan digeledah semua barang bawaanya.
Hingga pukul 11.30 WIB, sidang masih mendengar keterangan Abu Tholut dari Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Ba'asyir sendiri menyimak sidang dari televisi yang disediakan di ruang tunggu tahanan dengan didampingi 2 pengacaranya.
(Ari/anw)











































