Paket diterima melalui jasa kurir pada Sabtu (19/3) lalu. Karena tengah libur kantor, sang penerima, Mardiyono baru memberikan kepada yang bersangkutan hari ini.
Lalu, Kepala PA Semarang Jasirudin curiga, karena paket itu tak disertai resi pengiriman dan identitas pengirim. Bungkusan berwarna coklat itu dicek dengan metal detector.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu mendapat laporan, Gegana Polda Jateng langsung turun. Mereka menyisir kantor dan memeriksa paket itu di luar kantor. Demi keamanan, sekitar pukul 09.45 WIB, paket itu akhirnya diledakkan.
Duarr! Album foto, buku, dan CD yang menjadi isi paket, langsung berceceran. Tak sedikit pun ditemukan benda-benda yang memicu ledakan seperti kabel, timer, dan baterai.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Bambang Kristiono menghimbau warga tidak terlalu panik dengan isu paket misterius. "Jika menerima, hendaknya diperjelas identitas kurirnya, kalau perlu difoto. Kalaumemang khawatir, lapor ke polisi," ujarnya.
Usai menyatakan aman, Gegana meninggalkan kantor PA. Kejadian ini menjadi perhatian seisi kantor dan warga sekitar. Mereka terlihat lega setelah tahu isi paket bukan termasuk barang berbahaya.
Sabtu lalu, sebuah paket misterius juga ditemukan di Jalan Candi Kencana Raya, Kalipancur, Semarang. Oleh Gegana, kardus itu kemudian diledakkan. Isinya ternyata barang-barang rongsokan.
(try/fay)











































