Kapal penarik tersebut diawaki 8 kru Italia, 2 kru India dan seorang kru Ukraina. Kapal berikut 11 awak kapal tersebut mulai ditahan Sabtu (19/3) sekitar pukul 16.00 waktu setempat, atau sesaat sebelum pasukan sekutu yang dimotori pasukan Prancis menembakan misil pertamanya melawan pasukan Khadafi.
Penahanan yang berlangsung singkat tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran bila kesebelas awak kapal tersebut dijadikan jaminan, dimana Italia tengah mempersiapkan untuk bergabung dalam operasi udara melawan tentara setia Khadafi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyusul keluarnya resolusi terbaru Dewan Keamanan PBB yang memungkinkan serangan udara atas Libya, Italia menyatakan dukungan penuh atas resolusi tersebut. Bahkan Italia juga akan berperan aktif dalam aksi militer atas Libya.
Padahal, sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) Italia Franco Frattini menyatakan kalau negara Eropa itu menolak aksi militer atas negara pimpinan Muammar Khadafi.
(ahy/van)











































