Tiga orang wartawan tersebut adalah Clark (38) dan Schmidht (45), keduanya dari AFP, serta Joe Raedle dari Getty Images.
Dikutip detikcom dari AFP, Minggu (20/3/2011), dalam surat elektronik yang dikirim dua wartawan AFP kepada agensi sehari sebelum hilang, mereka berencana untuk bertemu dengan kelompok oposisi Libya dan mewawancarai beberapa pengungsi akibat perang antara pasukan loyal Kadafi dan kelompok penentangnya.
Dua wartawan tersebut didampingi oleh Joe Raedle dari Getty Image. Sejak email tersebut dikirimkan Jumat lalu belum ada kabar dari ketiga wartawan tersebut.
Clark berada di Libya sejak 8 Maret lalu. Sementara Schmidt telah berada di Libya lebih dulu sejak 28 Februari 2011.
Sejak pemberontakan dimulai 15 Februari, sejumlah wartawan asing telah ditahan di negeri kaya minyak tersebut. Pihak berwenang di Tripoli mengatakan mereka telah menahan empat wartawan New York Times Selasa lalu.
Rencanannya keempat wartawan tersebut akan dibebaskan Jumat kemarin. Namun belum ada kabar lanjutan terkait kabar pembebasan para wartawan.
(ahy/van)











































