"Pemerintah harus mengembalikan hak rasa aman kepada rakyat. Maka, presiden harus menggunakan semua potensi kekuatan negara untuk menghentikan teror bom yang melanda berbagai kota beberapa hari belakangan ini," ujar anggota Komisi III DPR dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo, kepada detikcom, Minggu (20/3/2011).
Bambang meminta Presiden SBY mengerahkan intelijen untuk melacak motif teror bom buku yang meresahkan warga. Presiden diminta menggerakkan Kepolisian untuk mencegah menyebarkan teror serupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau teror bom sekarang tak segera dihentikan, menurut Bambang, konsekuensi logis yang akan dihadapi presiden cukup beragam. Antara lain, Bambang menuturkan, rakyat akan menilai pemerintahan SBY gagal menjaga dan mengendalikan ketertiban umum, tak mampu memberi rasa aman kepada rakyat dan gagal menjaga stabilitas nasional.
"Citra negara pun akan rusak di mata internasional. Dan paling berbahaya jika rakyat tak bisa lagi menoleransi lemahnya kepemimpinan nasional saat ini dan menilai apa yang terjadi saat ini adalah upaya pengalihan isu dari serangan opini negatif wikileaks yang dikutip media asing," tandasnya.
(van/ahy)











































