"Dulu tahun 2004 ada bom di rumah salah satu kontrakan di Cimanggis, Depok, dan orang-orangnya itu ditangkap. Ya diduga jaringannya mereka itu ," kata mantan kombatan Afghanistan, Farihin, kepada etikcom, Minggu (20/3/2011).
Menurutnya ciri khas dari kelompok Cimanggis adalah merakit bom berdaya ledak rendah. Seperti bom baterai, bom termos dan bom mainan anak-anak yang secara teknis rangkaiannya kurang lebih serupa dengan bom buku.
"Metodenya itu mirip, kalau ditarik ada rangkaiannya," ujarnya.
"Ya tujuan mereka menebar teror saja. Ternyata ditanggapi, ya sudah senang mereka. Bomnya juga mirip bom buku itu yang mereka rakit juga," tambahnya.
Sembilan orang anggota kelompok Cimanggis telah dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Kepada aparat hukum mereka mengaku murid dari Haji Oman Rochman alias Aman Abdurachman bin Ade Sudarma (32), yang pada 2 Mei 2005 dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara.
(gus/fay)











































