"Kita memang periksa setiap orang yang baru tiba dari Jepang untuk memastikan tidak ada radioaktif yang terbawa," kata Kepala Bapeten As Natio Lasman saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (19/3/2011).
As mengatakan, pemeriksaan itu menggunakan perangkat detektor gama. Alat tersebut bisa mendeteksi adanya partikel radiasi yang mungkin menempel di baju atau tas orang-orang yang baru saja datang dari Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
As mengatakan, sejauh ini sudah tiga kloter kedatangan yang diperiksa. Pemeriksaan masih akan berlangsung sampai ada informasi yang menyatakan Jepang benar-benar aman dari krisis nuklir akibat tidak stabilnya PLTN Fukushima Daiichi.
"Sejauh ini semuanya negatif dan tidak ada yang terkontaminasi. Kita akan terus menunggu informasi dari pemerintah, untuk sementara kita akan periksa terus setiap kloter yang tiba di Indonesia," kata As.
Selain memeriksa seluruh penumpang pesawat terbang yang tiba dari Jepang, Bapeten juga mengirim tim ke Manado untuk mengukur radiasi di daerah itu. "Karena daerah itu memang yang paling dekat dengan Jepang," kata As.
(ken/lh)










































