Jakarta - Tim Gegana sudah memeriksa paket mencurigakan untuk Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Paket di kampus UMJ di Ciputat, Tangerang Selatan itu sudah dihancurkan dan ternyata bukan bom.
"Sudah didisrupt (dihancurkan)," kata Kapolsek Ciputat, Kompol Alip, dihubungi detikcom, Sabtu (19/3/2011).
Menurut dia, paket yang sempat membuat heboh tersebut hanya kertas. "Isinya ternyata bukan bom," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket mencurigakan itu dikirim oleh seseorang kepada sang rektor. Paket itu kemudian diletakkan di ruang rektor.
(aan/ken)